Menyoal media sosial

Sosial media ini semacam dunia yang lain dari dunia nyata. Social media memberi sebuah perspektif yang terkadang melampaui dunia nyata. Bahkan apa yabg sering tak terjadi didunia nyata seolah terjadi di dunia virtual ini. Social media memberi kedekatan pada orang-orang yg berjauhan namun tak juga kadang menjauhkan yang dekat. Share berita di belahan dunia lain akan cepat kita tahu, memunculkan simpati serta empati. Seringkali lebih pada sekedar simpati. Bahkan kebenaran virtual seringkali di amini melebihi kebenaran yang sesungguhnya. Sehingga seringkali kita bingung menyikapi. Media satu berbeda dengan media lain pada berita yang sama, karena pesan sponsor berbeda. Halaman bernuansa agama yg sejatinya penuh kedamaian terkadang jadi sarana produksi kebencian. Halaman pendidikan hanya penuh harapan yang jauh dari kenyataan. Halaman politik penuh polemik, walau sebenarnya hanya intrik. Ah dunia ini memang maha paradoks. Seperti orang yang sedang ngopi di starbuck dg harga 40rb (tanpa ditawar bahkan ngasik tip segala) sambil pake gelang harga 5rb yang berhasil di beli dg harga 4rb di pasar seni (hasil tawar menawar yg sengit sampai penjualnya mules) kemudian ngomong tentang keberpihakan pemerintah ttg ekonomi rakyat kecil. Akhirnya kita belajar untuk bijak dalam bersosial media.

About sosmalik
Asli orang "purba", Purbalingga maksudnya. Sekarang mengajar sosiologi di SMANIK...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s