Marhaban ya Ujian Nasional

Ujian nasional tahun 2016 hari senin, 4 maret 2016 akan dilaksanakan. Gemuruh gegap gempita, “kemrungsung”, sosialisasi, kepanikan, ketakutan, dan berbagai macam rasa tumpah ruah menyambut ujian nasional tersebut. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas pendidikan mulai dari tingkat provinsi sampe tingkat kabupaten bersiap – siap untuk melaksanakannya.

Persiapan dilakukan sedemikian rupa untuk menyukseskan pelaksanaan UN 2016. Dimana pelaksanaan UN tahun 2016 seperti halnya 2015 ada menggunakan dua model yaitu model kertas dan model ujian komputer ( UNBK ). Bagi sekolah yang melaksanakan ujian menggunakan kertas (LJK) pastinya sudah terbiasa mempersiapkannya seperti tahun – tahun sebelumnya. Namun bagi sekolah yang baru kali ini akan menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ) persiapanya tidak biasa. Karena mereka harus mempersiapkan Laboratorium beserta perangkat komputer yang jumlahnya tidak sedikit. Selain itu proses instalasi jaringan pun harus dipersiapkan sedemikian rupa sehingga memperkecil kemungkinan mengalami gangguan. Sehingga boleh dikatakan sekolah yang melaksanakan UNBK lebih repot dan lebih rempong.

Apapun itu sejatinya perbedaan model ujian nasional hanyalah sebatas perbedaan model pelaksanaan saja. Namun esensinya adalah ujian nasional sejatinya adalah sebuah upaya untuk menguji tolak ukur keberhasilan pembelajaran di tingkat sekolah (SMA) selama 3 tahun. Walaupun agak naif kalo mengatakan ujian nasional bisa memberi gambaran tolah ukur keberhasilan pendidikan selama 3 tahun yang dilaksanakan hanya beberapa hari saja. Terlebih ujian nasional hanya menguji sisi kognitif saja, dimana itu hanyalah satu dari sekian aspek yang sebenarnya menjadi tolak ukur  pendidikan seperti aspek afektif dan psikomotorik.

Namun, sudahlah perdebatan itu sepertinya belum sempat dipahami secara menyeluruh sehingga konsep Ujian nasional tetap dilaksanakan. Toh untuk kali ini sepertinya pemerintah melalui kementrian pendidikan agaknya mulai sadar bahwa UN bukan lah tolak ukur keberhasilan sesungguhnya dari pendidikan, sehingga pada tahun ini UN tidak lagi menentukan kelulusan. Sehingga, berapapun nilai UN asal dia mengikuti pelaksanaan UN akan tetap lulus.

Nah, dari persoalan yang berhubungan dengan teknis serta sistem UN itu sejatinya persoalan yang perlu untuk kembali di perhatikan adalah bahwa momentum UN kali ini seharusnya dijadikan momentum mengambalikan integritas kita sebagai manusia yaitu kejujuran. Bukan hal yang rahasia lagi bahwa tiap tahun Ujian Nasional banyak diwarnai kecurangan. Mulai dari percontekan hingga bocoran jawaban yang begitu marak. Alasannya adalah ketakutan tidak lulus UN. Alasan yang seringkali dimaklumi tidak Cuma peserta UN, bahkan orang tua serta guru pun tak sedikit yang mengamini. Maka, inilah momentum untuk mengembalikan kejujuran yang seakan sekarat di negeri ini. Ini jauh lebih penting dari sekedar perolehan nilai yang tinggi di ujian nasional. Apalagi jauh hari menteri pendidikan dan kebudayaan Anies Baswedan menegaskan bahwa Jujur adalah hal yang utama. Sehingga untuk kepala daerah, kepala dinas pendidikan dimanapun berada, kepala sekolah, dan guru – guru sekalian mari kita menyadari sesadar sadarnya bahwa kejujuran saat ini sedang kritis dan perlu segera diselamatkan, melebihi statistika kelulusan 100%, melebihi gengsi kedaerahan, nama baik prestasi sekolah, kepameran guru dan orang tua. Marilah bangga pada nilai dan prestasi yang di dapat dengan kejujuran. Ingat kata tagline kementrian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia: PRESTASI PENTING, JUJUR YANG UTAMA !!!

Akhirnya saya ucapkan selamat melaksanakan Ujian Nasional siswa-siswa SMA dari sabang sampai merauke. Kalian adalah generasi penerus bangsa, hadiah seabad kemerdekaan bangsa Indonesia kelak. Semoga bangsa ini tak salah mengharapkan kalian sebagai generasi emas bangsa.

Jaga kesehatan, belajar, berdoa dan JUJUR.

About sosmalik
Asli orang "purba", Purbalingga maksudnya. Sekarang mengajar sosiologi di SMANIK...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s